Lewati ke konten

Murid yang Memuridkan Orang Lain

Ringkasan: Membantu orang lain mengikut Yesus lebih mirip sebuah keluarga daripada sebuah pabrik... Dalam memuridkan, lingkaran lebih baik daripada barisan.

Baca 1 menit

Foto untuk Murid yang Memuridkan

Ringkasan: Sebenarnya, menolong orang lain mengikuti Yesus lebih mirip kehidupan keluarga daripada pabrik . . . Dalam hal memuridkan, duduk melingkar lebih baik daripada berbaris. 

Catatan: Tulisan ini adalah bagian ketiga dari seri “DNA Pemuridan” kami, yang membahas nilai-nilai inti dalam pemuridan. Nilai inti ketiga di Pattern adalah “Murid yang Memuridkan.”

Murid yang sehat memuridkan orang lain.

Di alam, hal-hal yang sehat berkembang biak. Pohon atau tanaman yang tidak menghasilkan buah atau kehidupan baru sering dianggap tidak normal. Saat Yesus melihat para pengikut-Nya, Dia mencari buah—baik buah kasih maupun kehidupan baru saat kita menjadikan orang lain pengikut Yesus. Murid yang sehat menerima tanggung jawab untuk menjalankan perintah Yesus: “pergi dan jadikan murid.” Mereka mengerti bahwa perintah itu diberikan kepada setiap orang percaya, bukan hanya para pemimpin.

Murid yang sehat dilatih untuk memuridkan dalam kelompok kecil.

Mengumpulkan banyak orang dan memberi mereka informasi serta inspirasi tidak akan menghasilkan pengikut Yesus yang baru. Sebenarnya, menolong orang lain mengikuti Yesus lebih mirip kehidupan keluarga daripada pabrik. Dalam hal memuridkan, duduk melingkar lebih baik daripada berbaris. Kita lebih mudah membangun hubungan saat duduk melingkar. Karena itu, murid yang sehat dilatih untuk memulai kelompok-kelompok kecil baru dan memimpinnya.

Murid yang sehat memuridkan dengan mengajak orang untuk menemukan sendiri.

Untungnya, murid yang sehat tidak perlu menjadi ahli. Kita bisa mengajukan pertanyaan sederhana tentang apa yang terlihat dalam sebuah bagian Kitab Suci, lalu memberi ruang bagi Roh Kudus untuk bekerja. Roh Kudus senang menolong orang menemukan sendiri dan setia membuka mata rohani serta berbicara kepada hati. Sementara itu, tugas seorang murid adalah tekun berdoa dan memberi ruang untuk menemukan sendiri.

Siap menerapkannya?

Mulai buat aplikasi untuk orang-orang yang Anda layani, atau bicarakan dulu dengan kami.